SPS Group Bidik Rp 500 Miliar dari Penjualan Cinity Cikarang
- CINITY
- Mar 19
- 2 min read

KOMPAS.com - Pasar properti Cikarang kembali menggeliat dengan kehadiran Cikarang International City (Cinity). Ini merupakan proyek kota mandiri baru seluas 500 hektar yang dikembangkan oleh PT Sri Pertiwi Sejati (SPS Group).
Dengan lokasi strategis di depan jalan utama provinsi yang menghubungkan Jakarta dan Karawang, Cinity dirancang menjadi ikon baru di Cikarang. Dengan konsep ini, CEO Cinity Ming Liang optimistis dapat merealisasikan target penjualan Rp 500 miliar pada tahun 2025. Baca juga: Pilihan Rumah Subsidi di Kendari, Harga di Bawah Rp 150 Juta Target ini diproyeksikan berasal dari Klaster Hanami dengan Tipe Mizumi yang tengah dipasarkan. Tipe Mizumi dirancang sebagai hunian 2 lantai dengan 3 kamar tidur dengan luas 47/60, berkonsep Jepang modern. "Meski ada tantangan daya beli masyarakat yang menurun, kami telah menyiapkan sejumlah strategi utama untuk mencapai target tersebut," ujar Ming Liang kepada Kompas.com, Senin (17/3/2025).
Strategi tersebut antara lain, menawarkan subsidi cicilan KPR selain subsidi DP dan bebas biaya-biaya lainnya macam pemesanan langsung akad. Baca juga: Pilihan Hunian di Duri Kosambi Jakarta Barat, Harga Rp 2,9 Miliar Kemudian komitmen pembangunan dan serah terima tepat waktu. Perusahaan menjamin progres pembangunan dan serah terima unit sesuai jadwal, serta memberikan garansi 1 tahun.
Ming Liang menjelaskan, Cinity hadir dengan konsep kota mandiri yang memadukan teknologi urban futuristik dengan lingkungan alam yang asri. Berbeda dengan pengembang lain, kota mandiri ini dikelilingi oleh kawasan hunian yang sudah ramai, serta memiliki zona hunian yang terpisah dari kawasan industri.
Dalam kawasan seluas 500 hektar, Cinity akan dilengkapi dengan CCBD seluas 350 hektar, greenbelt seluas 22 hektar, thematic semi-outdoor mall seluas 20 hektar, area hunian, pusat bisnis, pendidikan, dan kesehatan Baca juga: 26 Maret, Rumah Subsidi buat Guru Mulai Dibangun Cinity juga menjalin kerja sama dengan Aspen Medical (rumah sakit internasional) dan Highscope Indonesia (sekolah internasional) untuk melengkapi fasilitasnya.
Lokasi kota mandiri yang berada di jalur utama provinsi, ini memberikan aksesibilitas tinggi bagi penghuni untuk menjangkau pusat bisnis di Jakarta maupun kawasan industri di Karawang. Didukung oleh pengembangan infrastruktur di Kabupaten Bekasi, nilai investasi properti di kawasan ini diprediksi akan terus meningkat. "Kami berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang masif dan progresif sesuai dengan tata kelola kota. Hal ini terlihat dari pembangunan jalan utama Boulevard Cinity dengan ROW 43 meter, sistem drainase yang optimal, dan pengelolaan air mandiri," jelas Ming Liang.
Dengan kombinasi lokasi strategis, konsep hunian modern, promo menarik, dan komitmen pembangunan yang kuat, perusahaan optimistis menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang mencari hunian berkualitas tinggi dan investasi properti yang menjanjikan tahun 2025. Source: Kompas
Comments